PERANAN BADAN PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI (BPAD) PROVINSI RIAU DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA PADA ANAK USIA DINI DI BINA ANANDA PEKANBARU
MARDIATI, MARDIATI
Judul skripsi ini adalah Peranan BPAD Propinsi Riau Dalam Menumbuhkan
Minat Baca Pada Anak Usia dini. Tujuan penelitian ini adalah : Sejauhmana peranan
BPAD Propinsi Riau Dalam Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Usia Dini pada
murid Play Group dan TPA Bina Ananda ? Populasi Penelitian adalah 35 orang.
pengolahan data angket dengan menggunakan program SPSS hasilnya dapat
dibuat sebagai suatu persamaan hasil regresi linier berganda sebagai berikut :
Y=9.651+0.152+0.045+0.128+0.298+e. Persamaan tersebut memiliki makna :
Konstanta sebesar 9.651. Rincian besar peranan BPAD Propinsi Riau (X) terhadap
penumbuhan minat baca anak usia dini di PAUD Bina Ananda (Y) adalah sebagai
berikut : (1)Untuk sub variabel Suasana membaca di BPAD Propinsi Riau
menunjukkan peranan sebesar 0.152 terhadap penumbuhan minat baca anak usia dini di
PAUD Bina Ananda. (2) Sub variabel koleksi bagian layanan anak usia dini di BPAD
Propinsi Riau, berperan didalam menumbuhkan minat baca anak usia dini sebesar
0.045 (3)Sub variabel Pembinaan BPAD Propinsi Riau tentang materi pelajaran
membaca pada anak usia dini di di PAUD Bina Ananda sebesar 0.128 (4)Sub variabel
Pembinaan BPAD Propinsi Riau mengenai metode pengajaran di TPA Bina Ananda
berperan didalam menumbuhkan minat baca anak usia dini di PAUD Bina Ananda
sebesar 0.298.
Dalam penelitian ini yang menyoroti peranan BPAD Propinsi Riau didalam
menumbuhkan minat baca anak usia dini di PAUD Bina Ananda, dari hasil penelitian
yang terdapat pada bab empat, maka dapat disarankan sebagai berikut : (1) Karena
salah satu latar belakang pendirian PAUD Bina Ananda karena kepentingan Pegawai
yang ada di BPAD Propinsi Riau yang memiliki anak balita. Dengan adanya PAUD
tersebut maka kecemasan akan pendidikan anak mereka menjadi sedikit teratasi.
Perananan BPAD Propinsi Riau sebaiknya juga besar kepada PAUD dan TPA (Tempat
Penitipan Anak) yang ada di Pekanbaru selain PAUD Bina Ananda. (2) Koleksi audio
visual perlu ditingkat pada layanan anak di BPAD Propinsi Riau. Tentu saja dengan
catatan dilakukan pengawasan yang memadai agar tidak terjadi penayangan tontonan
yang tidak mendidik anak usia dini. (3) Petugas layanan anak usia dini perlu diseleksi
dengan seksama, karena anak usia dini tentu sangat unik dan perlu kesabaran didalam
menghadapi mereka.
Minat Baca Pada Anak Usia dini. Tujuan penelitian ini adalah : Sejauhmana peranan
BPAD Propinsi Riau Dalam Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak Usia Dini pada
murid Play Group dan TPA Bina Ananda ? Populasi Penelitian adalah 35 orang.
pengolahan data angket dengan menggunakan program SPSS hasilnya dapat
dibuat sebagai suatu persamaan hasil regresi linier berganda sebagai berikut :
Y=9.651+0.152+0.045+0.128+0.298+e. Persamaan tersebut memiliki makna :
Konstanta sebesar 9.651. Rincian besar peranan BPAD Propinsi Riau (X) terhadap
penumbuhan minat baca anak usia dini di PAUD Bina Ananda (Y) adalah sebagai
berikut : (1)Untuk sub variabel Suasana membaca di BPAD Propinsi Riau
menunjukkan peranan sebesar 0.152 terhadap penumbuhan minat baca anak usia dini di
PAUD Bina Ananda. (2) Sub variabel koleksi bagian layanan anak usia dini di BPAD
Propinsi Riau, berperan didalam menumbuhkan minat baca anak usia dini sebesar
0.045 (3)Sub variabel Pembinaan BPAD Propinsi Riau tentang materi pelajaran
membaca pada anak usia dini di di PAUD Bina Ananda sebesar 0.128 (4)Sub variabel
Pembinaan BPAD Propinsi Riau mengenai metode pengajaran di TPA Bina Ananda
berperan didalam menumbuhkan minat baca anak usia dini di PAUD Bina Ananda
sebesar 0.298.
Dalam penelitian ini yang menyoroti peranan BPAD Propinsi Riau didalam
menumbuhkan minat baca anak usia dini di PAUD Bina Ananda, dari hasil penelitian
yang terdapat pada bab empat, maka dapat disarankan sebagai berikut : (1) Karena
salah satu latar belakang pendirian PAUD Bina Ananda karena kepentingan Pegawai
yang ada di BPAD Propinsi Riau yang memiliki anak balita. Dengan adanya PAUD
tersebut maka kecemasan akan pendidikan anak mereka menjadi sedikit teratasi.
Perananan BPAD Propinsi Riau sebaiknya juga besar kepada PAUD dan TPA (Tempat
Penitipan Anak) yang ada di Pekanbaru selain PAUD Bina Ananda. (2) Koleksi audio
visual perlu ditingkat pada layanan anak di BPAD Propinsi Riau. Tentu saja dengan
catatan dilakukan pengawasan yang memadai agar tidak terjadi penayangan tontonan
yang tidak mendidik anak usia dini. (3) Petugas layanan anak usia dini perlu diseleksi
dengan seksama, karena anak usia dini tentu sangat unik dan perlu kesabaran didalam
menghadapi mereka.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-12-31T07:48:39Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah