IDENTIFIKASI LANSKAP ELEMEN SOFTSCAPE DAN HARDSCAPE DI WISATA RELIGI TAMAN WISATA IMAN DAIRI, SIDIKALANG, SUMATERA UTARA
Sihombing, Donny
Pada dasarnya lanskap di bedakan atas Lanskap Alami dan Lanskap Non�Alami (rekayasa atau telah mendapat campuran tangan manusia). Baik yang alami
maupun non-alami sama-sama memiliki dua macam elemen sebagai
penyusunnya, yaitu elemen lunak (softscape) dan elemen keras (hardscape).
Sebagai elemen lunaknya adalah semua flora dan fauna yang ada pada lanskap
tersebut, sedangkan elemen kerasnya berupa semua bangunan fisik yang ada
air,tanah, dan bebatuan (baik yang alami maupun buatan), serta sarana jalan
maupun pedestrian yang ada pada lanskap tersebut. Taman Wisata Iman Sitinjo,
Dairi, Sumatera Utara ini memiliki hasil pengelolaan lanskap berupa
mengidentifikasi elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak), mengkaji
sejauh mana ketepatan pemilihan penggunaan elemen hardscape dan softscape
serta persepsi masyarakat terhadap kesan rasa ruang elemen hardscape dan
softscape.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil identifikasi
penggunaan elemen hardscape dan softscape pendukung lanskapnya, dan
menganalisis unsur-unsur kesan rasa elemen hardscape dan softscape yang di
rasakan oleh manusia. Metode yang digunakan adalah metode deskritif�komparatif, yaitu menjelaskan kondisi faktual dengan kondisi regulasi atau
referensi yang terkait. Studi dilakukan terfokus pada penataan lanskap, yaitu
penggunaan elemen softscape dan elemen hardscape pada Wisata Religi Taman
Wisata Iman Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara, membuat analisis persepsi kesan
rasa dan menjabarkan lanskap yang lengkap dengan atributnya masing-masing.
Hasil penelitian pada objek Masjid dan Lapangan Haji Agama Islam
ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 6 elemen, sedangkan elemen
softscapenya (lunak) terdiri dari 6 jenis kategori tanaman, jenis fauna ditemukan 2
jenis, yaitu Burung Gereja (Passer domesticus), dan Burung Remetuk Rawa
(Gerygone magnirostris). Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape
(keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar
ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah memiliki nilai Kekaguman Spiritual (Sublime Spiritual
Awe).
Objek Gerbang Bali Dan Purra Agama Hindu ditemukan elemen
hardscape (Keras) berjumlah 5 elemen, sedangkan elemen softscapenya terdiri
dari 4 jenis kategori tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen
hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar
ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah memiliki nilai kegembiraan (gaiety).
Objek Kapal Nabi Nuh ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 5 jenis kategori
tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya.
ii
Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan softscape
(lunak) adalah memiliki nilai kekaguman spiritual (sublime spiritual awe).
Objek Gereja ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4 elemen,
sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 6 kategori jenis tanaman.
Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan softscape
(lunak) adalaha sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya. Penilaian hasil
identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah
memiliki nilai kekaguman spiritual (sublime spiritual awe).
Objek Bukit Golgota ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 4 jenis kategori
tanaman. Jenis fauna ditemukan 2 jenis yaitu Burung Gereja (Passer domesticus)
dan Burung Prenjak/Ciblek (Prinia familiaris). Hasil identifikasi penilaian
ketepatan elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan
penggunaan standar ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen
hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah memiliki nilai kekaguman
spiritual (sublime spiritual awe) .
Objek Bunda Maria ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 8
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 6 kategori jenis
tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan
sofscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya. Jenis
fauna ditemukan hanya 1 yaitu Burung Hantu (Strigiformes). Penilaian hasil
identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah
memiliki nilai kesenangan (pleasure).
Objek Taman Firdaus Ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 5
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 5 kategori jenis
tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya. Jenis
Fauna ditemukan 3 jenis, Burung Merpati (columbia livia), Burung Tekukur
(Streptopelia chinensis) dan Tupai (scandentia). Penilaian hasil identifikasi kesan
rasa elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah memiliki nilai
kesenangan (pleasure).
Objek Agama Budha Ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 5 kategori jenis
tanaman. Jenis fauna ditemukan 2, Burung Gereja (Passer domisticus dan Burung
Walet (Collocalia vestita). Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen
hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan standar penggunaan
ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras)
dan softscape (lunak) adalah memiliki nilai kekaguman spiritual (sublime spiritual
awe).
maupun non-alami sama-sama memiliki dua macam elemen sebagai
penyusunnya, yaitu elemen lunak (softscape) dan elemen keras (hardscape).
Sebagai elemen lunaknya adalah semua flora dan fauna yang ada pada lanskap
tersebut, sedangkan elemen kerasnya berupa semua bangunan fisik yang ada
air,tanah, dan bebatuan (baik yang alami maupun buatan), serta sarana jalan
maupun pedestrian yang ada pada lanskap tersebut. Taman Wisata Iman Sitinjo,
Dairi, Sumatera Utara ini memiliki hasil pengelolaan lanskap berupa
mengidentifikasi elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak), mengkaji
sejauh mana ketepatan pemilihan penggunaan elemen hardscape dan softscape
serta persepsi masyarakat terhadap kesan rasa ruang elemen hardscape dan
softscape.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil identifikasi
penggunaan elemen hardscape dan softscape pendukung lanskapnya, dan
menganalisis unsur-unsur kesan rasa elemen hardscape dan softscape yang di
rasakan oleh manusia. Metode yang digunakan adalah metode deskritif�komparatif, yaitu menjelaskan kondisi faktual dengan kondisi regulasi atau
referensi yang terkait. Studi dilakukan terfokus pada penataan lanskap, yaitu
penggunaan elemen softscape dan elemen hardscape pada Wisata Religi Taman
Wisata Iman Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara, membuat analisis persepsi kesan
rasa dan menjabarkan lanskap yang lengkap dengan atributnya masing-masing.
Hasil penelitian pada objek Masjid dan Lapangan Haji Agama Islam
ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 6 elemen, sedangkan elemen
softscapenya (lunak) terdiri dari 6 jenis kategori tanaman, jenis fauna ditemukan 2
jenis, yaitu Burung Gereja (Passer domesticus), dan Burung Remetuk Rawa
(Gerygone magnirostris). Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape
(keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar
ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah memiliki nilai Kekaguman Spiritual (Sublime Spiritual
Awe).
Objek Gerbang Bali Dan Purra Agama Hindu ditemukan elemen
hardscape (Keras) berjumlah 5 elemen, sedangkan elemen softscapenya terdiri
dari 4 jenis kategori tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen
hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar
ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah memiliki nilai kegembiraan (gaiety).
Objek Kapal Nabi Nuh ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 5 jenis kategori
tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya.
ii
Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan softscape
(lunak) adalah memiliki nilai kekaguman spiritual (sublime spiritual awe).
Objek Gereja ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4 elemen,
sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 6 kategori jenis tanaman.
Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan softscape
(lunak) adalaha sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya. Penilaian hasil
identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah
memiliki nilai kekaguman spiritual (sublime spiritual awe).
Objek Bukit Golgota ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 4 jenis kategori
tanaman. Jenis fauna ditemukan 2 jenis yaitu Burung Gereja (Passer domesticus)
dan Burung Prenjak/Ciblek (Prinia familiaris). Hasil identifikasi penilaian
ketepatan elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan
penggunaan standar ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen
hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah memiliki nilai kekaguman
spiritual (sublime spiritual awe) .
Objek Bunda Maria ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 8
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 6 kategori jenis
tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan
sofscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya. Jenis
fauna ditemukan hanya 1 yaitu Burung Hantu (Strigiformes). Penilaian hasil
identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah
memiliki nilai kesenangan (pleasure).
Objek Taman Firdaus Ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 5
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 5 kategori jenis
tanaman. Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen hardscape (keras) dan
softscape (lunak) adalah sesuai dengan penggunaan standar ketepatannya. Jenis
Fauna ditemukan 3 jenis, Burung Merpati (columbia livia), Burung Tekukur
(Streptopelia chinensis) dan Tupai (scandentia). Penilaian hasil identifikasi kesan
rasa elemen hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah memiliki nilai
kesenangan (pleasure).
Objek Agama Budha Ditemukan elemen hardscape (keras) berjumlah 4
elemen, sedangkan elemen softscapenya (lunak) terdiri dari 5 kategori jenis
tanaman. Jenis fauna ditemukan 2, Burung Gereja (Passer domisticus dan Burung
Walet (Collocalia vestita). Hasil identifikasi penilaian ketepatan elemen
hardscape (keras) dan softscape (lunak) adalah sesuai dengan standar penggunaan
ketepatannya. Penilaian hasil identifikasi kesan rasa elemen hardscape (keras)
dan softscape (lunak) adalah memiliki nilai kekaguman spiritual (sublime spiritual
awe).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:39:16Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah