DAMPAK IKLIM MIKRO TERHADAP KENYAMANAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING
Diva, Mutiara
Iklim mikro adalah faktor-faktor kondisi iklim setempat yang memberikan
pengaruh langsung terhadap fisik pada suatu lingkungan. Seiring berjalannya
waktu pembangunan di kampus unilak semakin bertambah yang dipengaruhi oleh
kebutuhan civitas akademika yang semakin meningkat, kondisi ini mengakibatkan
terjadinya perubahan penggunaan lahan, berkurangnya tumbuhan pohon dan
vegetasi lainnya yang dialih fungsikan sebagai lokasi pembangunan. Hal ini
menyebabkan berpengaruhnya terhadap perubahan iklim mikro di kampus
Universitas Lancang Kuning (UNILAK). Dengan berubahnya kondisi iklim
mikro, akan berubah pula derajat kenyamanan di kampus UNILAK.
Berdasarkan hal tersebut perubahan kondisi iklim mikro dapat saja terjadi, yang
dapat dirasakan suhu udara cenderung mengalami pergantian suhu dingin
menjadi panas secara cepat dan suhu mengalami kenaikan. Pengkajian
dampak iklim mikro perlu dilakukan di kampus UNILAK untuk mengetahui
kondisi kenyamanan di kampus unilak. Karena itu perlu adanya penelitian tentang
“ Dampak Iklim Mikro Terhadap Kenyamanan di Lingkungan Universitas
Lancang Kuning”.
Tujuan penelitian ini yaitu : 1) mengukur kondisi iklim mikro berupa
suhu, kelembapan dan intensitas radiasi matahari yang berada di Lingkungan
Universitas Lancang Kuning, 2) mengetahui dampak iklim mikro dan indeks
kenyamanan berupa suhu udara, terhadap kenyamanan di universitas lancang
kuning, dan 3) mengetahui pengaruh pohon terhadap iklim mikro.
Penelitian dilakukan pada sembilan lokasi di kampus UNILAK, lokasi
tersebut yaitu Fakultas Kehutanan, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas
Keguruan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Rektorat,
Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Administrasi Dan Fakultas Ekonomi.
Pengukuran iklim mikro ( intensitas cahaya, suhu udara dan kelembaban
udara) dilakukan 3 kali sehari pada pagi hari (07.00-08.00 wib), siang hari
(12.00-13.00 wib), dan sore hari (16.00-17.00 wib) dan berlangsung selama
satu bulan yaitu pada bulan mei 2020. Pengambilan data meliputi pengukuran
suhu udara, kelembapan udara dan tingkat intensitas cahaya serta pengambilan
data pengukuran vegetasi (diameter , tinggi) pada setiap lokasi penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata intensitas radiasi
matahari bulanan di kampus unilak mencapai 106.11 watt/m2 dengan kisaran pada
setiap lokasi penelitian antara 51,10 – 197,75 watt/m2
. Untuk suhu udara di
kampus UNILAK mencapai 30.38 oC kondisi ini menyatakan bahwa suhu pada
lokasi tersebut termasuk kriteria indeks panas. Dengan nilai rata-rata suhu udara
pada setiap lokasi penelitian berkisar antara 29,65 oC – 31 oC. Kondisi
kelembaban udara rata-rata bulanan di kampus UNILAK termasuk dalam kriteria
sedang yaitu mencapai nilai 75.42 %. Sedangkan untuk setiap lokasi kelembaban
udara berkisar antara 73 -77.9 %.
iv
Rata-rata THI pada kampus unilak adalah 28.88, maka secara umum dapat
dikatakan bahwa kampus UNILAK berada dalam kondisi yang tidak nyaman.
Sedangkan untuk kisaran nilai THI pada seluruh lokasi adalah kisaran antara
28.34 - 29.34. Keberadaan pohon sangat mempengaruhi terhadap nilai THI pada
setiap lokasi penelitian, dari hasil observasi pengukuran vegetasi di lokasi,
Fakultas Kehutanan memiliki tutupan lahan vegetasi yang lebih tinggi
dibandingkan lokasi penelitian lainnya yaitu mencapai 2.936 m2 dengan kondisi
pepohonan yang rindang terdapat 50 jumlah pepohonan.
Kondisi ini mengakibatkan kurangnya intensitas radiasi matahari yg masuk
akibat tertahannya oleh dedaunan pohon. Maka dari itu keadaan suhu udara yang
rendah dan kelembaban udara yang tinggi akan berdampak pada nilai THI yang
lebih baik pada suatu daerah. Kondisi vegetasi di lokasi mempengaruhi tingkat
masuknya intensitas radiasi matahari pada lokasi penelitian, hasil observasi di
Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan ( FKIP ) cenderung memilki sedikit vegetasi
pohon dan luas tutupan lahan vegetasi di lokasi tersebut paling terkecil yaitu 254
m
2
. Sehingga mengakibatkan intensitas radiasi matahari lebih tinggi di FKIP yaitu
197,75 watt/m2
.
pengaruh langsung terhadap fisik pada suatu lingkungan. Seiring berjalannya
waktu pembangunan di kampus unilak semakin bertambah yang dipengaruhi oleh
kebutuhan civitas akademika yang semakin meningkat, kondisi ini mengakibatkan
terjadinya perubahan penggunaan lahan, berkurangnya tumbuhan pohon dan
vegetasi lainnya yang dialih fungsikan sebagai lokasi pembangunan. Hal ini
menyebabkan berpengaruhnya terhadap perubahan iklim mikro di kampus
Universitas Lancang Kuning (UNILAK). Dengan berubahnya kondisi iklim
mikro, akan berubah pula derajat kenyamanan di kampus UNILAK.
Berdasarkan hal tersebut perubahan kondisi iklim mikro dapat saja terjadi, yang
dapat dirasakan suhu udara cenderung mengalami pergantian suhu dingin
menjadi panas secara cepat dan suhu mengalami kenaikan. Pengkajian
dampak iklim mikro perlu dilakukan di kampus UNILAK untuk mengetahui
kondisi kenyamanan di kampus unilak. Karena itu perlu adanya penelitian tentang
“ Dampak Iklim Mikro Terhadap Kenyamanan di Lingkungan Universitas
Lancang Kuning”.
Tujuan penelitian ini yaitu : 1) mengukur kondisi iklim mikro berupa
suhu, kelembapan dan intensitas radiasi matahari yang berada di Lingkungan
Universitas Lancang Kuning, 2) mengetahui dampak iklim mikro dan indeks
kenyamanan berupa suhu udara, terhadap kenyamanan di universitas lancang
kuning, dan 3) mengetahui pengaruh pohon terhadap iklim mikro.
Penelitian dilakukan pada sembilan lokasi di kampus UNILAK, lokasi
tersebut yaitu Fakultas Kehutanan, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas
Keguruan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Rektorat,
Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Administrasi Dan Fakultas Ekonomi.
Pengukuran iklim mikro ( intensitas cahaya, suhu udara dan kelembaban
udara) dilakukan 3 kali sehari pada pagi hari (07.00-08.00 wib), siang hari
(12.00-13.00 wib), dan sore hari (16.00-17.00 wib) dan berlangsung selama
satu bulan yaitu pada bulan mei 2020. Pengambilan data meliputi pengukuran
suhu udara, kelembapan udara dan tingkat intensitas cahaya serta pengambilan
data pengukuran vegetasi (diameter , tinggi) pada setiap lokasi penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata intensitas radiasi
matahari bulanan di kampus unilak mencapai 106.11 watt/m2 dengan kisaran pada
setiap lokasi penelitian antara 51,10 – 197,75 watt/m2
. Untuk suhu udara di
kampus UNILAK mencapai 30.38 oC kondisi ini menyatakan bahwa suhu pada
lokasi tersebut termasuk kriteria indeks panas. Dengan nilai rata-rata suhu udara
pada setiap lokasi penelitian berkisar antara 29,65 oC – 31 oC. Kondisi
kelembaban udara rata-rata bulanan di kampus UNILAK termasuk dalam kriteria
sedang yaitu mencapai nilai 75.42 %. Sedangkan untuk setiap lokasi kelembaban
udara berkisar antara 73 -77.9 %.
iv
Rata-rata THI pada kampus unilak adalah 28.88, maka secara umum dapat
dikatakan bahwa kampus UNILAK berada dalam kondisi yang tidak nyaman.
Sedangkan untuk kisaran nilai THI pada seluruh lokasi adalah kisaran antara
28.34 - 29.34. Keberadaan pohon sangat mempengaruhi terhadap nilai THI pada
setiap lokasi penelitian, dari hasil observasi pengukuran vegetasi di lokasi,
Fakultas Kehutanan memiliki tutupan lahan vegetasi yang lebih tinggi
dibandingkan lokasi penelitian lainnya yaitu mencapai 2.936 m2 dengan kondisi
pepohonan yang rindang terdapat 50 jumlah pepohonan.
Kondisi ini mengakibatkan kurangnya intensitas radiasi matahari yg masuk
akibat tertahannya oleh dedaunan pohon. Maka dari itu keadaan suhu udara yang
rendah dan kelembaban udara yang tinggi akan berdampak pada nilai THI yang
lebih baik pada suatu daerah. Kondisi vegetasi di lokasi mempengaruhi tingkat
masuknya intensitas radiasi matahari pada lokasi penelitian, hasil observasi di
Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan ( FKIP ) cenderung memilki sedikit vegetasi
pohon dan luas tutupan lahan vegetasi di lokasi tersebut paling terkecil yaitu 254
m
2
. Sehingga mengakibatkan intensitas radiasi matahari lebih tinggi di FKIP yaitu
197,75 watt/m2
.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-09T04:40:00Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah