Analisis Perubahan Karakteristik Perbedaan Luas Penampang Email Draad Pada Motor Induksi Tiga Phasa
Sitorus, Former Hasiholan
Pengujian motor induksi 3 phasa dengan variasi ukuran kawat yang berbeda
untuk mengetahui ukuran kawat yang ideal pada motor induksi yang bertujuan
untuk mengetahui perbandingan daya yang dipakai pada motor induksi dengan
ukuran kawat yang berbeda.berdasarkan dari hasil perhitungan analisis motor
induksi 3 phasa 1,5 kW sebelum Rewinding ukuran kawat 0,80 mm dan setelah
Rewinding ukuran kawat 0,85 mm. Maka daya Input ukuran kawat 0,80 mm yang
terkecil terdapat pada beban 1,962 N.m sebesar 581,807 W sedangkan daya Input
yang terbesar terdapat pada beban 9,05 N.m sebesar 1708,463 W. pada ukuran
kawat ukuran 0,85 mm daya input yang terkecil pada beban 1,962 N.m sebesar
569,0618 W sedangkan daya Input yang terbesar terdapat pada beban 9,05 N.m
sebesar 1748,7060 W. Pada efisiensi ukuran kawat 0,80 mm yang terkecil terdapat
pada beban 1,962 N.m sebesar 77,188 % sedangkan efisiensi terbesar terdapat pada
beban 6,22 N.m sebesar 83,321 %. Pada ukuran kawat 0,85 mm efisiensi yang
terkecil terdapat pada beban 9,05 N.m sebesar 80,292 % sedangkan efisiensi yang
terbesar terdapat pada beban 4,2 N.m sebesar 86,622 %.Dapat diambil kesimpulan
bahwa nilai tahanan pada saat sebelum rewinding lebih tinggi dari setelah
rewinding, Hal ini dapat dilihat saat temperatur tertinggi sebelum rewinding yaitu
7,27 0hm dan setelah rewinding yaitu 7,11 0hm.
untuk mengetahui ukuran kawat yang ideal pada motor induksi yang bertujuan
untuk mengetahui perbandingan daya yang dipakai pada motor induksi dengan
ukuran kawat yang berbeda.berdasarkan dari hasil perhitungan analisis motor
induksi 3 phasa 1,5 kW sebelum Rewinding ukuran kawat 0,80 mm dan setelah
Rewinding ukuran kawat 0,85 mm. Maka daya Input ukuran kawat 0,80 mm yang
terkecil terdapat pada beban 1,962 N.m sebesar 581,807 W sedangkan daya Input
yang terbesar terdapat pada beban 9,05 N.m sebesar 1708,463 W. pada ukuran
kawat ukuran 0,85 mm daya input yang terkecil pada beban 1,962 N.m sebesar
569,0618 W sedangkan daya Input yang terbesar terdapat pada beban 9,05 N.m
sebesar 1748,7060 W. Pada efisiensi ukuran kawat 0,80 mm yang terkecil terdapat
pada beban 1,962 N.m sebesar 77,188 % sedangkan efisiensi terbesar terdapat pada
beban 6,22 N.m sebesar 83,321 %. Pada ukuran kawat 0,85 mm efisiensi yang
terkecil terdapat pada beban 9,05 N.m sebesar 80,292 % sedangkan efisiensi yang
terbesar terdapat pada beban 4,2 N.m sebesar 86,622 %.Dapat diambil kesimpulan
bahwa nilai tahanan pada saat sebelum rewinding lebih tinggi dari setelah
rewinding, Hal ini dapat dilihat saat temperatur tertinggi sebelum rewinding yaitu
7,27 0hm dan setelah rewinding yaitu 7,11 0hm.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:22:38Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah