Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Dan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Nilai Kuat Geser
Buulolo, Dominikus Cristop
Kuat dukung tanah adalah salah satu faktor penting pekerjaan kontruksi. Hal ini
diperlukan agar tanah mampu menahan beban bangunan diatasnya. Tanah
lempung merupakan suatu jenis tanah dengan daya dukung tanahnya rendah
dimana mempunyai nilai CBR 6%. Ada beberapa cara dalam mengatasi
permasalahan pada tanah lempung yaitu dengan stabilisasi tanah. Stabilisasi tanah
lempung ini dilakukan secara kimiawi dengan abu ampas tebu dan kapur. Tujuan
dari penelitian adalah meningkatkan daya dukung tanah untuk nilai kuat geser
tanah lempung dengan variasi pencampuran abu ampas tebu dan kapur. Jenis
tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah tanah lempung yang diambil dari
Jalan Gunung Sari, Kota Pekanbaru. Bahan stabilisasi tanah dengan persentase
variasi campuran abu ampas tebu 0%, 9%, 12%, 15% dan kapur 8% dengan masa
pemeraman sampel selama 3 hari, kemudian sampel diuji menggunakan alat
Direct Shear (geser langsung) dengan metode yang digunakan Uji Geser
Langsung (SNI 3420:2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai
kuat geser langsung (S) tertinggi pada persentase 9% dan kapur 8% yaitu 0,4550
kg/cm2
dengan nilai kuat geser langsung tanah asli sebesar 0,4382 kg/cm2
dan
terjadi kenaikan sebesar 3,70%, nilai kohesi 0,1132 kg/cm2
serta sudut geser
sebesar 28,79. Peningkatan kuat geser dikarenakan reaksi pozzolanic antara
unsur kimia pada abu ampas tebu SiO2 dan kapur CaO.
diperlukan agar tanah mampu menahan beban bangunan diatasnya. Tanah
lempung merupakan suatu jenis tanah dengan daya dukung tanahnya rendah
dimana mempunyai nilai CBR 6%. Ada beberapa cara dalam mengatasi
permasalahan pada tanah lempung yaitu dengan stabilisasi tanah. Stabilisasi tanah
lempung ini dilakukan secara kimiawi dengan abu ampas tebu dan kapur. Tujuan
dari penelitian adalah meningkatkan daya dukung tanah untuk nilai kuat geser
tanah lempung dengan variasi pencampuran abu ampas tebu dan kapur. Jenis
tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah tanah lempung yang diambil dari
Jalan Gunung Sari, Kota Pekanbaru. Bahan stabilisasi tanah dengan persentase
variasi campuran abu ampas tebu 0%, 9%, 12%, 15% dan kapur 8% dengan masa
pemeraman sampel selama 3 hari, kemudian sampel diuji menggunakan alat
Direct Shear (geser langsung) dengan metode yang digunakan Uji Geser
Langsung (SNI 3420:2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai
kuat geser langsung (S) tertinggi pada persentase 9% dan kapur 8% yaitu 0,4550
kg/cm2
dengan nilai kuat geser langsung tanah asli sebesar 0,4382 kg/cm2
dan
terjadi kenaikan sebesar 3,70%, nilai kohesi 0,1132 kg/cm2
serta sudut geser
sebesar 28,79. Peningkatan kuat geser dikarenakan reaksi pozzolanic antara
unsur kimia pada abu ampas tebu SiO2 dan kapur CaO.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:29:45Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah