Analisis Kinerja Motor Hoist Crane Di Pabrik Kelapa Sawit Pt. Perkebunan Nusantara V Sei Galuh
Muslim, M.
PT. Perkebunan Nusantara V Sei Galuh sebagai perusahaan yang bergerak di
dunia industri banyak menggunakan motor listrik untuk menjalankan sistem
pengolahan di pabrik kelapa sawit, motor induksi tiga phasa menjadi
pertimbangan karena konstruksinya yang kokoh, harga relatif murah dan
perawatan yang mudah. Pada penelitian ini menganalisis kinerja motor untuk
mengangkat beban pada hoist crane 1 dan 2, motor yang digunakan adalah motor
induksi tiga phasa 14.2 /2.1 kW, 380 Volt, 50 Hz, 475/2900 rpm, setelah
melakukan perhitungan dan validasi menggunakan m.file didapat rugi-rugi daya
dan efisiensi berikut: Pada hoist crane 2 rugi-rugi daya lebih besar saat
pengoperasian speed 2 berbeban yaitu rugi tembaga stator (Pscl) pada hoist crane
1 4099,352 Watt dan pada hoist crane 2 28380,29 Watt, Rugi-rugi tembaga rotor
(Prcl) pada hoist crane 1 572,9615 Watt dan pada hoist crane 2 6725,69 Watt,
Rugi celah udara (PAG) pada hoist crane 1 16368,7122 Watt dan hoist crane 2
36818,911 Watt. Efisiensi dari Pengoperasian hoist crane 1 dan 2, saat speed 1
tanpa beban efisiensi hoist crane 2 lebih tinggi yaitu sebesar 23,809% dan hoist
crane 1 sebesar 18,855 %, Saat speed 1 berbeban hoist crane 1 juga efisiensinya
lebih tinggi yaitu sebesar 25,030% dan hoist crane 1 sebesar 19,781%, Saat speed
2 tanpa beban hoist crane 1 sedikit lebih tinggi yaitu 74,735% dan hoist crane 2
73,748%, dan saat speed 2 berbeban efisiensi hoist crane 1 74,370 % dan pada
hoist crane 2 efisiensi lebih rendah signifikan yaitu 35,839 %.
dunia industri banyak menggunakan motor listrik untuk menjalankan sistem
pengolahan di pabrik kelapa sawit, motor induksi tiga phasa menjadi
pertimbangan karena konstruksinya yang kokoh, harga relatif murah dan
perawatan yang mudah. Pada penelitian ini menganalisis kinerja motor untuk
mengangkat beban pada hoist crane 1 dan 2, motor yang digunakan adalah motor
induksi tiga phasa 14.2 /2.1 kW, 380 Volt, 50 Hz, 475/2900 rpm, setelah
melakukan perhitungan dan validasi menggunakan m.file didapat rugi-rugi daya
dan efisiensi berikut: Pada hoist crane 2 rugi-rugi daya lebih besar saat
pengoperasian speed 2 berbeban yaitu rugi tembaga stator (Pscl) pada hoist crane
1 4099,352 Watt dan pada hoist crane 2 28380,29 Watt, Rugi-rugi tembaga rotor
(Prcl) pada hoist crane 1 572,9615 Watt dan pada hoist crane 2 6725,69 Watt,
Rugi celah udara (PAG) pada hoist crane 1 16368,7122 Watt dan hoist crane 2
36818,911 Watt. Efisiensi dari Pengoperasian hoist crane 1 dan 2, saat speed 1
tanpa beban efisiensi hoist crane 2 lebih tinggi yaitu sebesar 23,809% dan hoist
crane 1 sebesar 18,855 %, Saat speed 1 berbeban hoist crane 1 juga efisiensinya
lebih tinggi yaitu sebesar 25,030% dan hoist crane 1 sebesar 19,781%, Saat speed
2 tanpa beban hoist crane 1 sedikit lebih tinggi yaitu 74,735% dan hoist crane 2
73,748%, dan saat speed 2 berbeban efisiensi hoist crane 1 74,370 % dan pada
hoist crane 2 efisiensi lebih rendah signifikan yaitu 35,839 %.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:33:53Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah