Keanekaragaman Jenis Vegetasi Di Blok Pemanfaatan Taman Wisata Alam Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar
Banjar, Desi Natalia
Potensi tegakan hutan di blok pemanfaatan Taman Wisata Alam Buluh
Cina memiliki peranan yang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari
keanekaragaman jenis vegetasi perlu dilakukan inventarisasi untuk mengetahui
jenis tumbuhan apa saja yang terdapat di suatu kawasan tersebut. Dengan adanya
pendataan jenis-jenis tumbuhan sehingga dapat diketahui keanekaragaman
vegetasi apa saja yang ada di kawasan tersebut.
Keanekaragaman Jenis Vegetasi Kawasan Wisata Alam Buluh Cina perlu
adanya kajian tentang jenis-jenis vegetasi yang terdapat didalamnya agar
keberadaannya dapat dilestarikan dan dikelola dengan baik. Baik dalam dunia
pendidikan sebagai sarana penelitian dan juga sebagai tempat wisata.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menghitung dan
menganalisis keanekaragaman vegetasi yang ada di blok pemanfaatan Taman
Wisata Alam Buluh Cina. Metode yang digunakan adalah systematic sampling,
dimana penentuan awal jalur untuk plot sampel dilakukan secara teratur dengan
lebar jalur 20 m. Kemudian plot selanjutnya dibuat secara sistematis, dengan
intensitas sampling (IS) sebesar 1 % dengan jumlah plot pengamatan adalah 80
plot.
Hasil identifikasi yang telah dilakukan di Hutan Blok Pemanfaatan terdapat
20 jenis yang ditemukan diantaranya belanti (Sterculia gilva miq), simpur
(Dillenia indica l), rengas (Gluta renghas). Dengan indeks nilai penting pada
tingkat semai jenis belanti (Sterculia gilva miq) sebesar 21,13 %, untuk tingkat
pancang jenis simpur (Dillenia indica L) sebesar 17,34 % untuk tingkat tiang jenis
rengas (Gluta renghas) 33,49 %, dan untuk tingkat pohon jenis belanti (Sterculia
gilva miq) sebesar 34,69 %. Sedangkan pada indeks keanekaragaman jenis
tergolong sedang pada tingkat semai 2,42, pancang 2,5, tiang 2,21, dan pohon
2,46.
Cina memiliki peranan yang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari
keanekaragaman jenis vegetasi perlu dilakukan inventarisasi untuk mengetahui
jenis tumbuhan apa saja yang terdapat di suatu kawasan tersebut. Dengan adanya
pendataan jenis-jenis tumbuhan sehingga dapat diketahui keanekaragaman
vegetasi apa saja yang ada di kawasan tersebut.
Keanekaragaman Jenis Vegetasi Kawasan Wisata Alam Buluh Cina perlu
adanya kajian tentang jenis-jenis vegetasi yang terdapat didalamnya agar
keberadaannya dapat dilestarikan dan dikelola dengan baik. Baik dalam dunia
pendidikan sebagai sarana penelitian dan juga sebagai tempat wisata.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menghitung dan
menganalisis keanekaragaman vegetasi yang ada di blok pemanfaatan Taman
Wisata Alam Buluh Cina. Metode yang digunakan adalah systematic sampling,
dimana penentuan awal jalur untuk plot sampel dilakukan secara teratur dengan
lebar jalur 20 m. Kemudian plot selanjutnya dibuat secara sistematis, dengan
intensitas sampling (IS) sebesar 1 % dengan jumlah plot pengamatan adalah 80
plot.
Hasil identifikasi yang telah dilakukan di Hutan Blok Pemanfaatan terdapat
20 jenis yang ditemukan diantaranya belanti (Sterculia gilva miq), simpur
(Dillenia indica l), rengas (Gluta renghas). Dengan indeks nilai penting pada
tingkat semai jenis belanti (Sterculia gilva miq) sebesar 21,13 %, untuk tingkat
pancang jenis simpur (Dillenia indica L) sebesar 17,34 % untuk tingkat tiang jenis
rengas (Gluta renghas) 33,49 %, dan untuk tingkat pohon jenis belanti (Sterculia
gilva miq) sebesar 34,69 %. Sedangkan pada indeks keanekaragaman jenis
tergolong sedang pada tingkat semai 2,42, pancang 2,5, tiang 2,21, dan pohon
2,46.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:48:22Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah