Karakteristik Produk Pirolisis Limbah Cangkang Kelapa Sawit
Rusli, Nadaa
Provinsi Riau sebagai daerah yang memiliki lahan perkebunan kelapa sawit
terluas di Indonesia yaitu 2.850.003 Ha, hal ini tercantum dalam BSKS yang
dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian
Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020. Limbah hasil
perkebunan kelapa sawit jika dibiarkan akan menjadi pencemar lingkungan,
sehingga perlu dimanfaatkan. Salah satu limbah yang dihasilkan yaitu limbah
cangkang kelapa sawit yang mempunyai potensi untuk digunakan sebagai bahan
arang maupun bahan bakar untuk boiler. Pengolahan limbah padat kelapa sawit
dapat dilakukan dengan cara pirolisis. Pirolisis itu sendiri merupakan dekomposisi
termokimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen
atau pereaksi kimia lainnya, di mana material mentah akan mengalami pemecahan
struktur kimia menjadi fase gas. Metode pirolisis dihasilkan tiga jenis produk
yaitu berbentuk asap cair, arang dan bio-oil.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sifat fisika dan
kimia produk pirolisis limbah cangkang kelapa sawit. Metode yang dilakukan
dalam ini yaitu perlakuan pertama yang dilakukan adalah pretreatment bahan baku
dan proses pirolisis. Sedangkan untuk teknik pengujian arang yaitu pengukuran
rendemen, kadar air, kadar zat terbang, kadar abu, nilai kalor. Pengujian asap cair
dilakukan pengukuran rendemen, pH, berat jenis dan analisis senyawa kimia.
Karakteristik arang hasil pirolisis limbah cangkang kelapa sawit berupa rendemen
dengan rata-rata 78,15%, kadar air 5,35%, kadar zat terbang 54,14%, kadar abu
0,12% dan nilai kalor 5.987,01 kal/g. Karakteristik asap cair hasil pirolisis limbah
cangkang kelapa sawit berupa rendemen dengan rata-rata 3,85%, pH 5,8, dan
berat jenis 15,89 g/ml. Dari hasil analisis sifat kimia melalui GC-MS ditemukan
senyawa aromatik sebanyak 9 jenis yaitu hexane, furan, phenol, benzene,
dodecane, creosol, tetradecane, octane, n-hexane.
terluas di Indonesia yaitu 2.850.003 Ha, hal ini tercantum dalam BSKS yang
dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian
Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020. Limbah hasil
perkebunan kelapa sawit jika dibiarkan akan menjadi pencemar lingkungan,
sehingga perlu dimanfaatkan. Salah satu limbah yang dihasilkan yaitu limbah
cangkang kelapa sawit yang mempunyai potensi untuk digunakan sebagai bahan
arang maupun bahan bakar untuk boiler. Pengolahan limbah padat kelapa sawit
dapat dilakukan dengan cara pirolisis. Pirolisis itu sendiri merupakan dekomposisi
termokimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen
atau pereaksi kimia lainnya, di mana material mentah akan mengalami pemecahan
struktur kimia menjadi fase gas. Metode pirolisis dihasilkan tiga jenis produk
yaitu berbentuk asap cair, arang dan bio-oil.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sifat fisika dan
kimia produk pirolisis limbah cangkang kelapa sawit. Metode yang dilakukan
dalam ini yaitu perlakuan pertama yang dilakukan adalah pretreatment bahan baku
dan proses pirolisis. Sedangkan untuk teknik pengujian arang yaitu pengukuran
rendemen, kadar air, kadar zat terbang, kadar abu, nilai kalor. Pengujian asap cair
dilakukan pengukuran rendemen, pH, berat jenis dan analisis senyawa kimia.
Karakteristik arang hasil pirolisis limbah cangkang kelapa sawit berupa rendemen
dengan rata-rata 78,15%, kadar air 5,35%, kadar zat terbang 54,14%, kadar abu
0,12% dan nilai kalor 5.987,01 kal/g. Karakteristik asap cair hasil pirolisis limbah
cangkang kelapa sawit berupa rendemen dengan rata-rata 3,85%, pH 5,8, dan
berat jenis 15,89 g/ml. Dari hasil analisis sifat kimia melalui GC-MS ditemukan
senyawa aromatik sebanyak 9 jenis yaitu hexane, furan, phenol, benzene,
dodecane, creosol, tetradecane, octane, n-hexane.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:50:29Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah