Perbandingan Kualitas Madu Kemasan Bermerk Dan Madu Hasil Usaha Masyarakat Di Provinsi Riau
Siahaan, Yogi Roni Rizki
Riau merupakan salah satu provinsi yang banyak menghasilkan madu.
Mengingat banyaknya manfaat dari madu, sebagian oknum penjual madu yang
tidak bertanggung jawab sering meningkatkan harga madu. pelaku tersebut
memanfaatkan pandangan dikalangan konsumen yang mengira dengan mahalnya
madu berarti menjamin kualitasnya, padahal bisa jadi madu jenis ini adalah madu
yang berkualitas terendah. Padahal madu termahal sekalipun tidak menjamin
komposisi bahan yang bagus bahkan lebih rendah dari madu biasa. Maka untuk
itu dilakukan penelitian perbandingan kualitas madu kemasan bermerk yang
dikelola secara kemasan dan beredar di Kota Pekanbaru serta madu hasil usaha
masyarakat Provinsi Riau yang di kemas dan dipasarkan secara konvensional.
Tujuan dari penelitian ini mengukur dan membandingkan madu hasil usaha
masyarakat dan madu kemasan bermerk.
Untuk itu dilakukan uji gula total, kadar air, keasaman, pH, berat jenis,
kadar abu, padatan tak larut air, gula pereduksi dan sukrosa berdasarkan SNI
8664-2018. Madu yang diuji terdiri dari madu hasil usaha masyarakat yaitu Apis
mellifera dan Apis dorsata, Serta untuk madu kemasan bermerk terdiri dari madu
TJ, Madurasa, madu Enak, madu Nusantara dan madu al-sifa.
Dari pengujian madu yang memiliki kualitas tertinggi untuk masing-masing
variabel adalah gula total pada madu Al-sifa, Kadar air pada madu Enak, uji
keasaman pada A. mellifera. pH pada madu Nusantara, Berat jenis pada
Madurasa, kadar abu pada madu Al-sifa, padatan tak larut air pada madu TJ, gula
pereduksi pada madu Enak dan sukrosa adalah madu Apis mellifera. Nilai variabel
yang terendah untuk gula total pada madu Enak, kadar air pada madu Al-sifa,
keasaman pada madu Enak, pH pada Apis melliferaa, berat jenis pada Apis
dorsata, kadar abu pada madu Madurasa, padatan tak larut air pada Madurasa,
Gula pereduksi pada Apis melliferaa, dan gula pereduksi pada madu TJ.
Perbandingan antara madu A. dorsata untuk dan madu kemasan bermerk
sebagai berikut: Pada uji kadar gula total berbeda Madurasa dan madu Enak,
tatapi tidak berbeda dengan madu TJ, madu Nusantara dan Al-sifa. Pada uji kadar
air tidak berbeda dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada uji keasaman
berbeda dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada uji pH tidak berbeda dengan
setiap setiap kemasan bermerk. Pada uji berat jenis berbeda dengan setiap jenis
kemasan bermerk. Pada uji kadar abu dan padatan tak larut air tidak berbeda
dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada uji Gula pereduksi dan sukrosa
berbedaa dengan setiap jenis kemasan bermerk, sedangkan; Perbandingan antara
madu A. mellifera untuk dan madu kemasan bermerk sebagai berikut: Pada uji
kadar1gula total dan1kadar1air tidak berbeda dengan1madu TJ dan1madu enak.
Pada uji keasaman berbeda dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada pH madu
tidak berbeda dengan madu Nusantara. Pada berat jenis, kadar abu dan padatan
tak larut air tidak berrbeda dengan setiap jenis madu kemasan bermerk. Pada gula
pereduksi dan sukrosa berbeda dengan setiap jenis madu kemasan bermerk.
Mengingat banyaknya manfaat dari madu, sebagian oknum penjual madu yang
tidak bertanggung jawab sering meningkatkan harga madu. pelaku tersebut
memanfaatkan pandangan dikalangan konsumen yang mengira dengan mahalnya
madu berarti menjamin kualitasnya, padahal bisa jadi madu jenis ini adalah madu
yang berkualitas terendah. Padahal madu termahal sekalipun tidak menjamin
komposisi bahan yang bagus bahkan lebih rendah dari madu biasa. Maka untuk
itu dilakukan penelitian perbandingan kualitas madu kemasan bermerk yang
dikelola secara kemasan dan beredar di Kota Pekanbaru serta madu hasil usaha
masyarakat Provinsi Riau yang di kemas dan dipasarkan secara konvensional.
Tujuan dari penelitian ini mengukur dan membandingkan madu hasil usaha
masyarakat dan madu kemasan bermerk.
Untuk itu dilakukan uji gula total, kadar air, keasaman, pH, berat jenis,
kadar abu, padatan tak larut air, gula pereduksi dan sukrosa berdasarkan SNI
8664-2018. Madu yang diuji terdiri dari madu hasil usaha masyarakat yaitu Apis
mellifera dan Apis dorsata, Serta untuk madu kemasan bermerk terdiri dari madu
TJ, Madurasa, madu Enak, madu Nusantara dan madu al-sifa.
Dari pengujian madu yang memiliki kualitas tertinggi untuk masing-masing
variabel adalah gula total pada madu Al-sifa, Kadar air pada madu Enak, uji
keasaman pada A. mellifera. pH pada madu Nusantara, Berat jenis pada
Madurasa, kadar abu pada madu Al-sifa, padatan tak larut air pada madu TJ, gula
pereduksi pada madu Enak dan sukrosa adalah madu Apis mellifera. Nilai variabel
yang terendah untuk gula total pada madu Enak, kadar air pada madu Al-sifa,
keasaman pada madu Enak, pH pada Apis melliferaa, berat jenis pada Apis
dorsata, kadar abu pada madu Madurasa, padatan tak larut air pada Madurasa,
Gula pereduksi pada Apis melliferaa, dan gula pereduksi pada madu TJ.
Perbandingan antara madu A. dorsata untuk dan madu kemasan bermerk
sebagai berikut: Pada uji kadar gula total berbeda Madurasa dan madu Enak,
tatapi tidak berbeda dengan madu TJ, madu Nusantara dan Al-sifa. Pada uji kadar
air tidak berbeda dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada uji keasaman
berbeda dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada uji pH tidak berbeda dengan
setiap setiap kemasan bermerk. Pada uji berat jenis berbeda dengan setiap jenis
kemasan bermerk. Pada uji kadar abu dan padatan tak larut air tidak berbeda
dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada uji Gula pereduksi dan sukrosa
berbedaa dengan setiap jenis kemasan bermerk, sedangkan; Perbandingan antara
madu A. mellifera untuk dan madu kemasan bermerk sebagai berikut: Pada uji
kadar1gula total dan1kadar1air tidak berbeda dengan1madu TJ dan1madu enak.
Pada uji keasaman berbeda dengan setiap jenis kemasan bermerk. Pada pH madu
tidak berbeda dengan madu Nusantara. Pada berat jenis, kadar abu dan padatan
tak larut air tidak berrbeda dengan setiap jenis madu kemasan bermerk. Pada gula
pereduksi dan sukrosa berbeda dengan setiap jenis madu kemasan bermerk.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:51:43Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah