Struktur Dan Komposisi Vegetasi Di Hutan Adat Ghimbo Pomuan Kabupaten Kampar Provinsi Riau
AISYAH, SITI
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan menyatakan dalam
pasal 1 bahwa hutan adat adalah hutan negara yang berada pada tanah yang dibebani
hak atas tanah. Salah satu hutan adat yang ada di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
adalah hutan adat Ghimbo Pomuan dengan luas 56 ha. Masyarakat Kenegerian
Kampar menyadari bahwa mereka bergantung secara tidak langsung terhadap
keberadaan hutan itu sendiri untuk menunjang kebutuhan aktifitas sumber
penghidupan. Dengan melakukan analisis vegetasi kita dapat mengetahui jenis
vegetasi dominan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan komposisi vegetasi di
hutan adat Ghimbo Pomuan. Penelitian ini dilaksanakan di hutan adat Ghimbo
Pomuan, Desa Kampa, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada
bulan September sampai Oktober 2022. Jumlah plot yang menjadi sampel sebanyak
28 plot dengan menggunakan teknik systematic sampling with random start. Setiap
petak dilakukan identifikasi tingkat pohon, tiang, pancang, semai dan tumbuhan
bawah dan dicatat nama jenis (lokal atau botanis), jumlah individu setiap jenis untuk
menghitung kerapatan, penutupan tajuk untuk mengetahui persentase penutupan
vegetasi terhadap lahan, diameter batang untuk mengetahui luas bidang dasar dan
berguna untuk menghitung volume pohon. Tinggi pohon, baik tinggi total (TT)
maupun tinggi bebas cabang (TBC), penting untuk mengetahui stratifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan tingkat semai yang ditemukan
di area penelitian terdapat Tumbuhan tingkat semai yang ditemukan di area
penelitian terdapat 20 jenis.Tumbuhan tingkat pancang yang ditemukan di area
penelitian terdapat 28 jenis.Tumbuhan tingkat tiang yang ditemukan di area
penelitain terdapat 25 jenis.Tumbuhan tingkat pohon yang ditemukan di area
penelitian terdapat 24 jenis.
Indeks nilai penting (INP) tumbuhan tingkat semai di area penelitian hutan
Adat Ghimbo pomuan didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies ubar (Syzygium
sp) yaitu sebesar 34,13%, sedangkan dominasi terendah spesies jengkol hutan
(Archidendron microcarpum) yaitu sebesar 1,12%. Indeks nilai penting tumbuhan
tingkat pancang didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies Kopi-kopi
(Rothmannia grandis) yaitu sebesar 36,03%, sedangkan dominasi terendah spesies
Tempinis (Sloetia elongata) yaitu sebesar 2,26%. Indeks nilai penting tumbuhan
tingkat tiang didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies Ridan (Nephelium
maingayi hiern) yaitu sebesar 40,54%, sedangkan dominasi terendah spesies Kelat
(Litsea sp) yaitu sebesar 2,67%. Indeks nilai penting tumbuhan tingkat pohon
didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies Mempening (Lithocarpus spp) yaitu
sebesar 58,78%, sedangkan INP terendah spesies Tempinis (Sloetia elongata) yaitu
sebesar 2,71%. Indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan tingkat semai, pancang,
tiang, dan pohon di area penelitian hutan adat Ghimbo Pomuan adalah sedang.
pasal 1 bahwa hutan adat adalah hutan negara yang berada pada tanah yang dibebani
hak atas tanah. Salah satu hutan adat yang ada di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
adalah hutan adat Ghimbo Pomuan dengan luas 56 ha. Masyarakat Kenegerian
Kampar menyadari bahwa mereka bergantung secara tidak langsung terhadap
keberadaan hutan itu sendiri untuk menunjang kebutuhan aktifitas sumber
penghidupan. Dengan melakukan analisis vegetasi kita dapat mengetahui jenis
vegetasi dominan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan komposisi vegetasi di
hutan adat Ghimbo Pomuan. Penelitian ini dilaksanakan di hutan adat Ghimbo
Pomuan, Desa Kampa, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada
bulan September sampai Oktober 2022. Jumlah plot yang menjadi sampel sebanyak
28 plot dengan menggunakan teknik systematic sampling with random start. Setiap
petak dilakukan identifikasi tingkat pohon, tiang, pancang, semai dan tumbuhan
bawah dan dicatat nama jenis (lokal atau botanis), jumlah individu setiap jenis untuk
menghitung kerapatan, penutupan tajuk untuk mengetahui persentase penutupan
vegetasi terhadap lahan, diameter batang untuk mengetahui luas bidang dasar dan
berguna untuk menghitung volume pohon. Tinggi pohon, baik tinggi total (TT)
maupun tinggi bebas cabang (TBC), penting untuk mengetahui stratifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan tingkat semai yang ditemukan
di area penelitian terdapat Tumbuhan tingkat semai yang ditemukan di area
penelitian terdapat 20 jenis.Tumbuhan tingkat pancang yang ditemukan di area
penelitian terdapat 28 jenis.Tumbuhan tingkat tiang yang ditemukan di area
penelitain terdapat 25 jenis.Tumbuhan tingkat pohon yang ditemukan di area
penelitian terdapat 24 jenis.
Indeks nilai penting (INP) tumbuhan tingkat semai di area penelitian hutan
Adat Ghimbo pomuan didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies ubar (Syzygium
sp) yaitu sebesar 34,13%, sedangkan dominasi terendah spesies jengkol hutan
(Archidendron microcarpum) yaitu sebesar 1,12%. Indeks nilai penting tumbuhan
tingkat pancang didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies Kopi-kopi
(Rothmannia grandis) yaitu sebesar 36,03%, sedangkan dominasi terendah spesies
Tempinis (Sloetia elongata) yaitu sebesar 2,26%. Indeks nilai penting tumbuhan
tingkat tiang didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies Ridan (Nephelium
maingayi hiern) yaitu sebesar 40,54%, sedangkan dominasi terendah spesies Kelat
(Litsea sp) yaitu sebesar 2,67%. Indeks nilai penting tumbuhan tingkat pohon
didapatkan nilai tertinggi adalah pada spesies Mempening (Lithocarpus spp) yaitu
sebesar 58,78%, sedangkan INP terendah spesies Tempinis (Sloetia elongata) yaitu
sebesar 2,71%. Indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan tingkat semai, pancang,
tiang, dan pohon di area penelitian hutan adat Ghimbo Pomuan adalah sedang.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-04-17T04:36:08Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah