Pemanfaatan Abu Sabut Kelapa Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Nilai California Bearing Ratio (Cbr)
PURBA, MORALES OKWANDI
Tanah memiliki peranan penting dalam dunia konstruksi,karena tanah sebagai
tempat berdirinya suatu bangunan. tanah dasar (subgrade) harus memiliki
persyaratan teknis, yaitu mampu menahan beban diatasnya dan tidak mengalami
keruntuhan tanah yang kurang baik. Maka dari itu dalam melakukan pekerjaan
perencanaan konstruksi harus terlebih dahulu melakukan penyelidikan dan
kekuatan tanah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan
nilai CBR tanah lempung dengan variasi pencampuran abu sabut kelapa. Jenis tanah
yang digunakan pada penelitian ini adalah tanah lempung yang diambil dari Jalan
badak, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Riau. Penelitian ini
menggunakan abu sabut kelapa sebagai bahan stabilisasi tanah dengan persentase
variasi campuran 1%, 3%, dan 5%. Metode yang digunakan dalam pengujian
laboratorium ini antara lain : Pemadatan tanah dan CBR, yang mengacu pada
peraturan SNI-1744-2012. Nilai CBR maksimum dilaboratorium dengan variasi
campuran abu sabut kelapa 5% sebesar 7%, Nilai CBR yang didapat telah
memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga yaitu > 6%. Kesimpulan yang didapat
adalah terjadinya peningkatan nilai CBR tanah yang distabilisasi dengan setiap
penambahan abu sabut kelapa. Saran dari penelitian pada saat proses pemeraman
pengujian, diusahakan untuk mengikat sampel dengan kuat sehingga dapat
mencegah adanya udara masuk dan keluar pada sampel yang menyebabkan kadar
air pada sampel banyak menghilang.
tempat berdirinya suatu bangunan. tanah dasar (subgrade) harus memiliki
persyaratan teknis, yaitu mampu menahan beban diatasnya dan tidak mengalami
keruntuhan tanah yang kurang baik. Maka dari itu dalam melakukan pekerjaan
perencanaan konstruksi harus terlebih dahulu melakukan penyelidikan dan
kekuatan tanah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan
nilai CBR tanah lempung dengan variasi pencampuran abu sabut kelapa. Jenis tanah
yang digunakan pada penelitian ini adalah tanah lempung yang diambil dari Jalan
badak, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Riau. Penelitian ini
menggunakan abu sabut kelapa sebagai bahan stabilisasi tanah dengan persentase
variasi campuran 1%, 3%, dan 5%. Metode yang digunakan dalam pengujian
laboratorium ini antara lain : Pemadatan tanah dan CBR, yang mengacu pada
peraturan SNI-1744-2012. Nilai CBR maksimum dilaboratorium dengan variasi
campuran abu sabut kelapa 5% sebesar 7%, Nilai CBR yang didapat telah
memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga yaitu > 6%. Kesimpulan yang didapat
adalah terjadinya peningkatan nilai CBR tanah yang distabilisasi dengan setiap
penambahan abu sabut kelapa. Saran dari penelitian pada saat proses pemeraman
pengujian, diusahakan untuk mengikat sampel dengan kuat sehingga dapat
mencegah adanya udara masuk dan keluar pada sampel yang menyebabkan kadar
air pada sampel banyak menghilang.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T03:27:02Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah