Penerapan Tilang Elektronik / Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Di Kota Pekanbaru
Sibarani, Sandy Humisar
Latar belakang dari penulisan skripsi ini adalah adanya masalah yang ditimbulkan
oleh tilang elektronik/ electronic traffic enforcement (ETLE) karena surat
pemberitahuan pelanggaran ETLE yang dikirimkan belum diterima oleh pelaku
pelanggaran lalu lintas sebab antara masyarakat tersebut ada yang tidak dapat
membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Samsat lantaran STNK-nya
diblokir akibat terkena tilang elektronik/electronic traffic enforcement
(ETLE).Tujuan penelitan ini untuk mengetahui penerapan tilang
elektronik/Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran
Lalu Lintas di Kota Pekanbaru.Untuk mengetahui hambatan penerapan tilang
elektronik/Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran
Lalu Lintas di Kota Pekanbaru.Untuk mengetahui upaya dalam mengatasi
hambatan penerapan tilang elektronik/Electronic Traffic Law Enforcement
(ETLE) Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Pekanbaru.Jenis penelitian ini
adalah jenis penelitian hukum Sosiologis. Dalam menentukan sampel Kasubdit
Gakkum Ditlantas Polda Riau ditentukan dengan metode sensus. Operator tilang
elektronik/ ETLE ditentukan dengan metode purposive dan Masyarakat yang
melakukan pelanggaran bulan Desember Tahun 2021 ditentukan dengan metode
purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan langsung
dilapangan, wawancara tertutup dan kajian kepustakaan. Dalam menganalisis
data, data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif
dan dalam menarik kesimpulan ditentukan dengan metode induktif. Hasil yang
dicapai didalam penelitian ini diketahui bahwa penerapan tilang elektronik/
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di
Kota Pekanbaru belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Hambatanya adalah
kurangnya pengetahuan masyarakat tentang keberadaan E-Tilang, kurangnya
optimalisasi penyelidikan perkara pelanggaran lalu lintas dan lemahnya sistim
administrasi dan klasifikasi kendaraan bermotor dalam mengidentifikasi
kendaraan bermotor. Upayanya bahwa dengan meningkatkan sosialisasi kepada
masyarakat dengan tujuan untuk mengayomi pengguna jalan yang lainnya,
meningkatkan kinerja antar sesama tim untuk saling berkordinasi antara petugas
yang berada di lapangan dengan petugas operator E-Tilang dan meningkatkan
sistim akurasi administrasi klasifikasi dalam mengidentifikasi kendaraan bermotor
dengan peningkatan akurasi dengan penambahan metode BOVW dengan
parameter jumlah kluster 90 dan parameter nilai k5 pada metode KNN.
oleh tilang elektronik/ electronic traffic enforcement (ETLE) karena surat
pemberitahuan pelanggaran ETLE yang dikirimkan belum diterima oleh pelaku
pelanggaran lalu lintas sebab antara masyarakat tersebut ada yang tidak dapat
membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Samsat lantaran STNK-nya
diblokir akibat terkena tilang elektronik/electronic traffic enforcement
(ETLE).Tujuan penelitan ini untuk mengetahui penerapan tilang
elektronik/Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran
Lalu Lintas di Kota Pekanbaru.Untuk mengetahui hambatan penerapan tilang
elektronik/Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran
Lalu Lintas di Kota Pekanbaru.Untuk mengetahui upaya dalam mengatasi
hambatan penerapan tilang elektronik/Electronic Traffic Law Enforcement
(ETLE) Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Pekanbaru.Jenis penelitian ini
adalah jenis penelitian hukum Sosiologis. Dalam menentukan sampel Kasubdit
Gakkum Ditlantas Polda Riau ditentukan dengan metode sensus. Operator tilang
elektronik/ ETLE ditentukan dengan metode purposive dan Masyarakat yang
melakukan pelanggaran bulan Desember Tahun 2021 ditentukan dengan metode
purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan langsung
dilapangan, wawancara tertutup dan kajian kepustakaan. Dalam menganalisis
data, data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif
dan dalam menarik kesimpulan ditentukan dengan metode induktif. Hasil yang
dicapai didalam penelitian ini diketahui bahwa penerapan tilang elektronik/
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas di
Kota Pekanbaru belum dapat dilaksanakan secara maksimal. Hambatanya adalah
kurangnya pengetahuan masyarakat tentang keberadaan E-Tilang, kurangnya
optimalisasi penyelidikan perkara pelanggaran lalu lintas dan lemahnya sistim
administrasi dan klasifikasi kendaraan bermotor dalam mengidentifikasi
kendaraan bermotor. Upayanya bahwa dengan meningkatkan sosialisasi kepada
masyarakat dengan tujuan untuk mengayomi pengguna jalan yang lainnya,
meningkatkan kinerja antar sesama tim untuk saling berkordinasi antara petugas
yang berada di lapangan dengan petugas operator E-Tilang dan meningkatkan
sistim akurasi administrasi klasifikasi dalam mengidentifikasi kendaraan bermotor
dengan peningkatan akurasi dengan penambahan metode BOVW dengan
parameter jumlah kluster 90 dan parameter nilai k5 pada metode KNN.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-12-16T03:31:01Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah