Nilai Agama Dalam Tradisi Badikiu Maulid Pada Acara Maulid Nabi Di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar
Agustin, Rini
Tersebarnya kebudayaan dan tradisi di Riau menjadi salah satu hal yang dapat dijadikan
sebagai sumber penelitian, salah satu tradisi Riau yang dapat dijadikan penelitian ialah
upacara Badikiu Maulid yang mana penelitian tersebut berjudul “Nilai Agama Dalam
Tradisi Badikiu Maulid Pada Acara Maulid Nabi Di Desa Kebun Durian Kecamatan
Gunung Sahilan Kabupaten Kampar”. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui
bagaimana tata cara dan nilai-nilai agama yang terkandung dalam tradisi Badikiu Maulid
ini. Teori utama yang digunakan adalah teori nilai keagamaan (Hamidy, 2008) dan
Muslimah (2013) Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dimana
pengumpulan data berdasarkan observasi objek yakni tradisi Badikiu di desa Kebun
Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar dan dirincikan dengan
menggunakan metode deskriptif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini ialah tradisi
ini berientasi pada nilai agama dengan beberapa bagian nilai yang terdapat di dalamnya
seperti nilai ketuhanan yakni di dalam inti tradisi tersebut membacakan sholawat, rawi
dan pembacaan Al-Quran dan surah al-fatiha secara bersama-sama, hal ini tentunya
menggambarkan esensi dari nilai ketuhanan tersebut. Selanjutnya terdapat nilai
kemanusiaan dan kekeluargaan dimana tradisi tersebut saling menghormati satu sama
lainnya yang terbukti dengan adanya prosesi sambau atau meminta izin kepada yang tua
dan yang ahli dalam hal tersebut, serta rasa kekeluargaan yang terasa dengan adanya
makan bersama yang diberikan oleh msayrakat sekitar dan dimakan secara bersama-sama
atau yang disebut juga dengan makan berjambau.
sebagai sumber penelitian, salah satu tradisi Riau yang dapat dijadikan penelitian ialah
upacara Badikiu Maulid yang mana penelitian tersebut berjudul “Nilai Agama Dalam
Tradisi Badikiu Maulid Pada Acara Maulid Nabi Di Desa Kebun Durian Kecamatan
Gunung Sahilan Kabupaten Kampar”. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui
bagaimana tata cara dan nilai-nilai agama yang terkandung dalam tradisi Badikiu Maulid
ini. Teori utama yang digunakan adalah teori nilai keagamaan (Hamidy, 2008) dan
Muslimah (2013) Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dimana
pengumpulan data berdasarkan observasi objek yakni tradisi Badikiu di desa Kebun
Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar dan dirincikan dengan
menggunakan metode deskriptif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini ialah tradisi
ini berientasi pada nilai agama dengan beberapa bagian nilai yang terdapat di dalamnya
seperti nilai ketuhanan yakni di dalam inti tradisi tersebut membacakan sholawat, rawi
dan pembacaan Al-Quran dan surah al-fatiha secara bersama-sama, hal ini tentunya
menggambarkan esensi dari nilai ketuhanan tersebut. Selanjutnya terdapat nilai
kemanusiaan dan kekeluargaan dimana tradisi tersebut saling menghormati satu sama
lainnya yang terbukti dengan adanya prosesi sambau atau meminta izin kepada yang tua
dan yang ahli dalam hal tersebut, serta rasa kekeluargaan yang terasa dengan adanya
makan bersama yang diberikan oleh msayrakat sekitar dan dimakan secara bersama-sama
atau yang disebut juga dengan makan berjambau.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-05T07:45:30Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah