Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Dengan Menggunakan Pupuk Organik Cair Nasa Di Main Nursery
M, Edison Wardiman
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan salah satu komoditas
tanaman palma yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan
pertanian dan perekonomian indonesia. Untuk mencapai produksi yang
optimal, pembibitan merupakan langkah awal dari seluruh rangkaian kegiatan
budidaya tanaman kelapa sawit. Riau khususnya kota pekanbaru, didominasi
oleh lahan marginal, yaitu tanah Podzolik Merah Kuning (PMK).
Tanah Podzolik Merah Kuning memiliki tingkat kesuburan tanah yang
rendah karena tanah PMK miskin unsur hara, Maka perlu dilakukan
pemupukan yakni pupuk organik cair Nasa yang berperan membantu dan
menjaga ketersediaan unsur hara yang cukup sehingga memberikan
pertumbuhan yang optimal terhadap pertumbuhan kelapa sawit.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5
perlakuan dan 4 kali ulangan yaitu N0 (kontrol), N1 (Poc Nasa 3 cc/liter air), N2
(Poc Nasa 6 cc/liter air ), N3 (Poc Nasa 9 cc/liter air ) dan N4 (Poc Nasa 12
cc/liter air . Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA jika ada pengaruh
maka dilanjutkan dengan uji DNMRT taraf signifikan 5%. Parameter yang
diukur dalam penelitian ini yaitu parameter tinggi tanaman,jumlah daun, luas
daun diameter batang..
Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian pupuk POC Nasa
berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Kosenterasi
Perlakuan POC Nasa 6 cc/liter/air polybag memberikan hasil yang terbaik
terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis quineensis Jacq) di Main
Nursery.
tanaman palma yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan
pertanian dan perekonomian indonesia. Untuk mencapai produksi yang
optimal, pembibitan merupakan langkah awal dari seluruh rangkaian kegiatan
budidaya tanaman kelapa sawit. Riau khususnya kota pekanbaru, didominasi
oleh lahan marginal, yaitu tanah Podzolik Merah Kuning (PMK).
Tanah Podzolik Merah Kuning memiliki tingkat kesuburan tanah yang
rendah karena tanah PMK miskin unsur hara, Maka perlu dilakukan
pemupukan yakni pupuk organik cair Nasa yang berperan membantu dan
menjaga ketersediaan unsur hara yang cukup sehingga memberikan
pertumbuhan yang optimal terhadap pertumbuhan kelapa sawit.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5
perlakuan dan 4 kali ulangan yaitu N0 (kontrol), N1 (Poc Nasa 3 cc/liter air), N2
(Poc Nasa 6 cc/liter air ), N3 (Poc Nasa 9 cc/liter air ) dan N4 (Poc Nasa 12
cc/liter air . Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA jika ada pengaruh
maka dilanjutkan dengan uji DNMRT taraf signifikan 5%. Parameter yang
diukur dalam penelitian ini yaitu parameter tinggi tanaman,jumlah daun, luas
daun diameter batang..
Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian pupuk POC Nasa
berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Kosenterasi
Perlakuan POC Nasa 6 cc/liter/air polybag memberikan hasil yang terbaik
terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis quineensis Jacq) di Main
Nursery.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-26T03:07:21Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah