Pemanfaatan Teknologi Unmanned Aerial Vehicle Untuk Menilai Potensi Ekowisata Di Kawasan Danau Rusa Kampar, Riau
Septriani, Della Sari
Provinsi Riau yang berkembang pesat memiliki destinasi wisata menarik
dengan potensi besar sebagai sumber pendapatan daerah. Pemerintah mendorong
pengembangan pariwisata berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan ekowisata yang
melibatkan masyarakat sesuai dengan prinsip pemberdayaan melalui ekowisata.
Kabupaten Kampar, khususnya Danau Rusa memiliki potensi besar sebagai
destinasi wisata unggulan, namun evaluasi potensi wisata masih dilakukan secara
manual. Penggunaan teknologi seperti drone diharapkan dapat mempercepat
proses pengembangan, mengurangi biaya, dan meningkatkan efektivitas serta
efisiensi pengelolaan pariwisata. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menilai
potensi ekowisata di kawasan Danau Rusa Kabupaten Kampar, Riau dengan
menggunakan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) serta menganalisis
strategi yang diterapkan untuk pengembangan ekowisata di kawasan tersebut.
Penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi lapangan,
penggunaan drone (UAV), kuesioner, dan wawancara. Data primer diperoleh
melalui observasi, pengambilan foto udara menggunakan drone, kuesioner yang
diberikan kepada 44 orang responden yang dipilih dengan teknik purposive
sampling, serta wawancara mendalam dengan pihak terkait. Data sekunder
mencakup peta kawasan ekowisata dan peta administrasi. Foto udara diolah
menggunakan perangkat lunak Agisoft Photoscan dan ArcGIS untuk
menghasilkan orthophoto yang digunakan dalam kuesioner. Analisis data
dilakukan menggunakan skala likert untuk penilaian kuesioner, serta metode
SWOT untuk mengidentifikasi strategi pengembangan ekowisata di kawasan
Danau Rusa Kabupaten Kampar, Riau.
Hasil pengolahan foto udara menggunakan DJI Mini Pro menghasilkan
193 gambar, yang diolah menjadi peta orthophoto dimana memperlihatkan
seluruh kawasan wisata untuk penilaian ekowisata berdasarkan keunikan,
keindahan, sarana dan prasarana serta aksesibilitas. Mayoritas responden berusia
15-27 tahun sebanyak 63.64%, dengan 54.55% di antaranya adalah perempuan.
Sebanyak 40.91% responden berpendidikan SMA dan S1, dan 31.82% bekerja
sebagai mahasiswa. Penilaian potensi ekowisata menunjukkan bahwa keunikan,
keindahan, sarana dan prasarana seta aksesibilitas kawasan Danau Rusa sangat
berpotensi untuk dikembangkan, meskipun beberapa aspek seperti pepohonan dan
pilihan tempat bermain anak perlu ditingkatkan.
Analisis SWOT untuk pengembangan wisata Danau Rusa di Kabupaten
Kampar mengidentifikasi kekuatan seperti lokasi strategis dan dukungan
pemerintah, serta kelemahan seperti fasilitas yang kurang memadai dan fluktuasi
jumlah pengunjung. Peluang termasuk aksesibilitas yang lebih baik dan rencana
pengembangan fasilitas, sementara ancaman meliputi persaingan dengan destinasi
wisata lain dan ketidakstabilan jumlah pengunjung. Strategi yang diusulkan
meliputi peningkatan aksesibiltas, pengembangan fasilitas tambahan, serta
promosi dan kolaborasi dengan objek wisata lain untuk menarik lebih banyak
wisatawan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penilaian potensi ekowisata
Danau Rusa di Kampar, Riau menunjukkan hasil yang sangat baik berdasarkan
metode orthophoto dan kuesioner. Strategi pengembangan ekowisata yang efektif
harus memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, seperti peningkatan
aksesibilitas dan daya tarik alam, serta mengatasi kelemahan dan ancaman melalui
optimalisasi dana, peningkatan fasilitas dan infrastruktur, serta kolaborasi antara
pemerintah, pengelola, dan masyarakat untuk meningkatkan jumlah pengunjung
dan pertumbuhan ekonomi daerah.
dengan potensi besar sebagai sumber pendapatan daerah. Pemerintah mendorong
pengembangan pariwisata berbasis budaya, ekonomi kreatif, dan ekowisata yang
melibatkan masyarakat sesuai dengan prinsip pemberdayaan melalui ekowisata.
Kabupaten Kampar, khususnya Danau Rusa memiliki potensi besar sebagai
destinasi wisata unggulan, namun evaluasi potensi wisata masih dilakukan secara
manual. Penggunaan teknologi seperti drone diharapkan dapat mempercepat
proses pengembangan, mengurangi biaya, dan meningkatkan efektivitas serta
efisiensi pengelolaan pariwisata. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menilai
potensi ekowisata di kawasan Danau Rusa Kabupaten Kampar, Riau dengan
menggunakan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) serta menganalisis
strategi yang diterapkan untuk pengembangan ekowisata di kawasan tersebut.
Penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi lapangan,
penggunaan drone (UAV), kuesioner, dan wawancara. Data primer diperoleh
melalui observasi, pengambilan foto udara menggunakan drone, kuesioner yang
diberikan kepada 44 orang responden yang dipilih dengan teknik purposive
sampling, serta wawancara mendalam dengan pihak terkait. Data sekunder
mencakup peta kawasan ekowisata dan peta administrasi. Foto udara diolah
menggunakan perangkat lunak Agisoft Photoscan dan ArcGIS untuk
menghasilkan orthophoto yang digunakan dalam kuesioner. Analisis data
dilakukan menggunakan skala likert untuk penilaian kuesioner, serta metode
SWOT untuk mengidentifikasi strategi pengembangan ekowisata di kawasan
Danau Rusa Kabupaten Kampar, Riau.
Hasil pengolahan foto udara menggunakan DJI Mini Pro menghasilkan
193 gambar, yang diolah menjadi peta orthophoto dimana memperlihatkan
seluruh kawasan wisata untuk penilaian ekowisata berdasarkan keunikan,
keindahan, sarana dan prasarana serta aksesibilitas. Mayoritas responden berusia
15-27 tahun sebanyak 63.64%, dengan 54.55% di antaranya adalah perempuan.
Sebanyak 40.91% responden berpendidikan SMA dan S1, dan 31.82% bekerja
sebagai mahasiswa. Penilaian potensi ekowisata menunjukkan bahwa keunikan,
keindahan, sarana dan prasarana seta aksesibilitas kawasan Danau Rusa sangat
berpotensi untuk dikembangkan, meskipun beberapa aspek seperti pepohonan dan
pilihan tempat bermain anak perlu ditingkatkan.
Analisis SWOT untuk pengembangan wisata Danau Rusa di Kabupaten
Kampar mengidentifikasi kekuatan seperti lokasi strategis dan dukungan
pemerintah, serta kelemahan seperti fasilitas yang kurang memadai dan fluktuasi
jumlah pengunjung. Peluang termasuk aksesibilitas yang lebih baik dan rencana
pengembangan fasilitas, sementara ancaman meliputi persaingan dengan destinasi
wisata lain dan ketidakstabilan jumlah pengunjung. Strategi yang diusulkan
meliputi peningkatan aksesibiltas, pengembangan fasilitas tambahan, serta
promosi dan kolaborasi dengan objek wisata lain untuk menarik lebih banyak
wisatawan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penilaian potensi ekowisata
Danau Rusa di Kampar, Riau menunjukkan hasil yang sangat baik berdasarkan
metode orthophoto dan kuesioner. Strategi pengembangan ekowisata yang efektif
harus memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, seperti peningkatan
aksesibilitas dan daya tarik alam, serta mengatasi kelemahan dan ancaman melalui
optimalisasi dana, peningkatan fasilitas dan infrastruktur, serta kolaborasi antara
pemerintah, pengelola, dan masyarakat untuk meningkatkan jumlah pengunjung
dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-17T06:40:14Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah