Aplikasi Penggunaan Teknologi Penginderaan Jauh Untuk Analisa Perubahan Tutupan Lahan Di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Pada Taman Wisata Alam Buluh Cina Provinsi Riau
Nofrigon, Nofrigon
Berdasarkan Surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.
SK.279/MENLHK/SETJEN/PLA.0/4/2019 Tanggal 10 April 2019 Tentang
Penetapan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada Kawasan Hutan Taman
Wisata Alam Buluh Cina Terletak di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar,
Provinsi Riau Seluas 103 (seratus tiga) hektar sebagai Hutan Pendidikan Dan
Pelatihan Kehutanan. Namun sejak ditetapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan pada tanggal 10 April 2019 sampai saat ini belum terkelola dengan baik
sesuai peruntukannya, oleh sebab itu penulis melakukan penelitian ini untuk
melengkapi minimnya data terkait Tutupan Lahan serta perubahannya di kawasan
ini sebagai bahan pertimbangan kebijakan dalam pengelolaan ke depannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan
tutupan lahan yang terjadi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
perubahan tutupan lahan di kawasan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Pada
Kawasan Hutan Taman Wisata Alam Buluh Cina.
Metode penelitian dengan menggunakan prosedur pengumpulan data
lapangan dan pengumpulan data sekunder, selanjutnya dilakukan pengolahan data
Citra Satelit Landsat 8 dan 9 dan Citra Orthomosaic Drone DJI Mavic 2 Zoom
dengan mengklasifikasikannya ke kelas tutupan lahan, selanjutnya dilakukan
analisis data dengan cara temporal analysis, spatial analysis dan overlay analysis.
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan berdasarkan
hasil wawancara dengan 15 orang responden.
Hasil analisa tutupan lahan pada Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada
Taman Wisata Alam Buluh Cina terjadi perubahan, pada tahun 2014 terdapat
tutupan lahan dengan kategori hutan sekunder seluas 52,24 Ha, semak belukar
seluas 30,74 Ha dan tanah terbuka seluas 20,02 Ha sedangkan pada tahun 2019
menjadi tutupan lahan dengan kategori perkebunan seluas 44,86 Ha, semak belukar
seluas 27,98 Ha dan tanah terbuka seluas 30,16 Ha. Pada tahun 2024 didapatkan
perubahan peningkatan tutupan lahan dengan kategori perkebunan menjadi 73,58
Ha, dan terjadi penurunan tutupan lahan dengan kategori semak belukar menjadi
14,47 Ha dan kategori tanah terbuka menjadi 14,95 Ha. Beberapa faktor yang
menyebabkan perubahan tutupan lahan menurut responden disebabkan antara lain
Perambahan dan pembukaan kebun, aktifitas manusia secara umum, Faktor
ekonomi, Alih usaha mata pencaharian, Faktor alam, serta pola pikir masyarakat
yang cenderung ingin praktis dalam memperoleh nilai ekonomi suatu lahan.
SK.279/MENLHK/SETJEN/PLA.0/4/2019 Tanggal 10 April 2019 Tentang
Penetapan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada Kawasan Hutan Taman
Wisata Alam Buluh Cina Terletak di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar,
Provinsi Riau Seluas 103 (seratus tiga) hektar sebagai Hutan Pendidikan Dan
Pelatihan Kehutanan. Namun sejak ditetapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan pada tanggal 10 April 2019 sampai saat ini belum terkelola dengan baik
sesuai peruntukannya, oleh sebab itu penulis melakukan penelitian ini untuk
melengkapi minimnya data terkait Tutupan Lahan serta perubahannya di kawasan
ini sebagai bahan pertimbangan kebijakan dalam pengelolaan ke depannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan
tutupan lahan yang terjadi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
perubahan tutupan lahan di kawasan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Pada
Kawasan Hutan Taman Wisata Alam Buluh Cina.
Metode penelitian dengan menggunakan prosedur pengumpulan data
lapangan dan pengumpulan data sekunder, selanjutnya dilakukan pengolahan data
Citra Satelit Landsat 8 dan 9 dan Citra Orthomosaic Drone DJI Mavic 2 Zoom
dengan mengklasifikasikannya ke kelas tutupan lahan, selanjutnya dilakukan
analisis data dengan cara temporal analysis, spatial analysis dan overlay analysis.
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan berdasarkan
hasil wawancara dengan 15 orang responden.
Hasil analisa tutupan lahan pada Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada
Taman Wisata Alam Buluh Cina terjadi perubahan, pada tahun 2014 terdapat
tutupan lahan dengan kategori hutan sekunder seluas 52,24 Ha, semak belukar
seluas 30,74 Ha dan tanah terbuka seluas 20,02 Ha sedangkan pada tahun 2019
menjadi tutupan lahan dengan kategori perkebunan seluas 44,86 Ha, semak belukar
seluas 27,98 Ha dan tanah terbuka seluas 30,16 Ha. Pada tahun 2024 didapatkan
perubahan peningkatan tutupan lahan dengan kategori perkebunan menjadi 73,58
Ha, dan terjadi penurunan tutupan lahan dengan kategori semak belukar menjadi
14,47 Ha dan kategori tanah terbuka menjadi 14,95 Ha. Beberapa faktor yang
menyebabkan perubahan tutupan lahan menurut responden disebabkan antara lain
Perambahan dan pembukaan kebun, aktifitas manusia secara umum, Faktor
ekonomi, Alih usaha mata pencaharian, Faktor alam, serta pola pikir masyarakat
yang cenderung ingin praktis dalam memperoleh nilai ekonomi suatu lahan.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-07-04T08:30:29Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah