Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan Konsentrasi Growmore Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Seledri (Apium Graviolens)
Sukri, Ahmad
Seledri merupakan salah satu tanaman sayuran penting dan memiliki nilai
ekspor. Seledri memiliki Banyak manfaat dan kegunaan seledri menyebabkan
peluang usaha budidaya sangat berpotensi besar terutama dalam meningkatkan
pendapatan dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Permasalahan
budidaya seledri di Provinsi Riau cendrung banyak dipengaruhi oleh rendahnya
tingkat kesuburan tanah yang digunakan, salah satunya tanah podsolik merah kuning
(PMK). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka perlu dilakukan peningkatan
hasil dengan pemilihan media tanam dan pemupukan. Meningkatkan hasil dari
tanaman seledri dapat menggunakan kombinasi media tanam berupa arang sekam
dan pupuk kendang kambing yang berfungsi meningkatkan ketersediaan unsur hara,
memperbaiki struktur tanah, memperbesar kemampuan tanah menahan air,
meningkatkan drainase dan aerasi tanah. Penggunaan pupuk growmore diharapkan
memberikan nutrisi berupa unsur nitrogen, phospat serta kalium yang seimbang
terhadap tanaman meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama maupun
penyakit.
Penelitian telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km 8, Rumbai, Pekanbaru. Dengan
topografi datar dan ketinggian 16 meter dari permukaan laut, dan jenis tanah
Podzolik Merah Kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari
bulan Juli – Oktober 2024. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu M
(Media Tanam), terdiri dari 4 taraf, dan faktor G (Pupuk Cair Growmore) terdiri dari
4 taraf, masing-masing terdiri dari 3 ulangan, Jumlah satuan percobaan sebanyak 48
plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga
keseluruhan tanaman adalah 48 x 4 = 192 tanaman dan 25% tanaman sisipan.
Berdasarkan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh komposisi
media tanam dan konsentrasi Growmore berpengaruh nyata terhadap semua
parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah pelepah, Berat tanaman, Volume
akar, dan Jumlah anakan. Hasil uji lanjut dapat diketahui bahwa pengaruh pemberian
Komposisi media tanam dan konsentrasi Growmore berbeda nyata terhadap semua
perlakuan. Perlakuan terendah pada M0G0 (Tanpa komposisi media tanam dan
Konsentrasi Growmore) dan tertinggi pada perlakuan M3G3 (Tanah PMK + Arang
Sekam + Pupuk Kandang Kambing (1:1:2) dan pemberian pupuk cair growmore
3g/l).
ekspor. Seledri memiliki Banyak manfaat dan kegunaan seledri menyebabkan
peluang usaha budidaya sangat berpotensi besar terutama dalam meningkatkan
pendapatan dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Permasalahan
budidaya seledri di Provinsi Riau cendrung banyak dipengaruhi oleh rendahnya
tingkat kesuburan tanah yang digunakan, salah satunya tanah podsolik merah kuning
(PMK). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka perlu dilakukan peningkatan
hasil dengan pemilihan media tanam dan pemupukan. Meningkatkan hasil dari
tanaman seledri dapat menggunakan kombinasi media tanam berupa arang sekam
dan pupuk kendang kambing yang berfungsi meningkatkan ketersediaan unsur hara,
memperbaiki struktur tanah, memperbesar kemampuan tanah menahan air,
meningkatkan drainase dan aerasi tanah. Penggunaan pupuk growmore diharapkan
memberikan nutrisi berupa unsur nitrogen, phospat serta kalium yang seimbang
terhadap tanaman meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama maupun
penyakit.
Penelitian telah dilaksanakan dikebun percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km 8, Rumbai, Pekanbaru. Dengan
topografi datar dan ketinggian 16 meter dari permukaan laut, dan jenis tanah
Podzolik Merah Kuning (PMK). Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dari
bulan Juli – Oktober 2024. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu M
(Media Tanam), terdiri dari 4 taraf, dan faktor G (Pupuk Cair Growmore) terdiri dari
4 taraf, masing-masing terdiri dari 3 ulangan, Jumlah satuan percobaan sebanyak 48
plot, setiap plot terdiri dari 4 tanaman dan 2 tanaman sebagai sampel, sehingga
keseluruhan tanaman adalah 48 x 4 = 192 tanaman dan 25% tanaman sisipan.
Berdasarkan analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh komposisi
media tanam dan konsentrasi Growmore berpengaruh nyata terhadap semua
parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah pelepah, Berat tanaman, Volume
akar, dan Jumlah anakan. Hasil uji lanjut dapat diketahui bahwa pengaruh pemberian
Komposisi media tanam dan konsentrasi Growmore berbeda nyata terhadap semua
perlakuan. Perlakuan terendah pada M0G0 (Tanpa komposisi media tanam dan
Konsentrasi Growmore) dan tertinggi pada perlakuan M3G3 (Tanah PMK + Arang
Sekam + Pupuk Kandang Kambing (1:1:2) dan pemberian pupuk cair growmore
3g/l).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-07-15T07:54:53Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah