KEMAMPUAN ADAPTASI TUMBUHAN AIR LOKAL TERHADAP AIR LINDI (LEACHATE)
Sari, Ermina; Jumiati, Jumiati; Sari, Martala
Lindi (leachate) adalah cairan yang merembes melalui tumpukan sampah
dengan membawa materi terlarut atau tersuspensi terutama hasil proses
dekomposisi materi sampah atau dapat pula didefinisikan sebagai limbah cair
yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah, melarutkan
dan membilas materi terlarut, termasuk juga materi organik hasil proses dekomposisi
biologis. Komponen organik yang biodegradable dan ammonia merupakan zat
yang utama yang terdapat dalam lindi dan mengancam lingkungan secara signifikan.
Salah satu contoh pengolahan lindi yaitu dengan menggunakan fitoremediasi. Sebelum
proses fitoremediasi dilakukan perlu dilakukan kajian awal untuk melihat kemampuan
adaptasi tanaman air terhadap leachate. Pada penelitian ini beberapa tanaman air
lokal akan diuji kemampuannya beradaptasi terhadap leachate yang berasal dari TPA
Muara Fajar. Pengambilan sampel leachate yang dilakukan dengan menggunakan
jerigen kemuadian dari 4 kolam leachate di TPA Muara Fajar dan dibawa ke rumah
kaca Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning. Parameter fisika dan kimia
leachate diaanalisis sebelum digunakan untuk uji kemampuan tanaman air. Pengukuran
parameter yang dilakukan antara lain temperatur, kekeruhan, bau, pH, TDS,TSS,
Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD).
Kemampuan adaptasi tumbuhan air terhadap leachate diamati selama 28 hari.
Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, jumlah rumpun, jumlah roset, panjang
akar, berat basah dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan, kiapu ternyata memiliki kemampuan adaptasi yang rendah terhadap air
lindi dibandingkan tumbuhan lain. Tumbuhan melati air, genjer dan eceng gondok
masih menunjukkan kemampuan tumbuh yang tinggi di dalam air lindi sampai dengan
hari ke 28.
Kata Kunci: air lindi, TPA Muara Fajar,
fitoremediasi
dengan membawa materi terlarut atau tersuspensi terutama hasil proses
dekomposisi materi sampah atau dapat pula didefinisikan sebagai limbah cair
yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah, melarutkan
dan membilas materi terlarut, termasuk juga materi organik hasil proses dekomposisi
biologis. Komponen organik yang biodegradable dan ammonia merupakan zat
yang utama yang terdapat dalam lindi dan mengancam lingkungan secara signifikan.
Salah satu contoh pengolahan lindi yaitu dengan menggunakan fitoremediasi. Sebelum
proses fitoremediasi dilakukan perlu dilakukan kajian awal untuk melihat kemampuan
adaptasi tanaman air terhadap leachate. Pada penelitian ini beberapa tanaman air
lokal akan diuji kemampuannya beradaptasi terhadap leachate yang berasal dari TPA
Muara Fajar. Pengambilan sampel leachate yang dilakukan dengan menggunakan
jerigen kemuadian dari 4 kolam leachate di TPA Muara Fajar dan dibawa ke rumah
kaca Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning. Parameter fisika dan kimia
leachate diaanalisis sebelum digunakan untuk uji kemampuan tanaman air. Pengukuran
parameter yang dilakukan antara lain temperatur, kekeruhan, bau, pH, TDS,TSS,
Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD).
Kemampuan adaptasi tumbuhan air terhadap leachate diamati selama 28 hari.
Parameter yang diamati meliputi jumlah daun, jumlah rumpun, jumlah roset, panjang
akar, berat basah dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan, kiapu ternyata memiliki kemampuan adaptasi yang rendah terhadap air
lindi dibandingkan tumbuhan lain. Tumbuhan melati air, genjer dan eceng gondok
masih menunjukkan kemampuan tumbuh yang tinggi di dalam air lindi sampai dengan
hari ke 28.
Kata Kunci: air lindi, TPA Muara Fajar,
fitoremediasi
Detail Information
- Publisher
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lancang Kuning
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-12-31T07:15:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah